aku lupa bersyukur

pagi tadi, ada tetangga yang meninggal.
istriku dan ibu-ibu arisan ramai pada takziah.  aku yang kudu ngantor ya terpaksa mewakilkan pada istri. dan beberapa saat lalu, istriku nelpon gini:

‘yah, aku abis takziah ibu B. ayah ingat ga? itu lhoo … yang jualan sayur di gang sebelah dekat rumah pak anu (seorang tokoh masyarakat di komplek ku). kasihan banget, yah. rumah bu B cuma rumah sewa, rumah petak 3 pintu yang kecil banget. tadi aku pengin nangis, aku lihat jenazah ibu B diletakkan di sudut ruangan terhimpit lemari dan tumpukan barang-barangnya. ayah bisa bayangin ga? … ihiks.’

…..

dan tadi pagi, aku juga terima email dari teman yang berisi link ke sebuah situs berita.
karena penasaran, aku klik aja link itu dan menemukan berita yang berjudul:

Lansia Miskin, Hidup di Rumah Reot
‘Jika Lapar, Saya Menangis’

aku membaca berita itu dan tertegun ketika menemukan tulisan ini:
“Jika lapar, saya hanya menangis, Jika ada orang yang memberi uang, saya belikan nasi. Hanya nasi. Hanya Nasi. Hanya Nasi,” kata Siti Rahmah, sembari mengeluarkan air mata.

…..

sahabatku, saudaraku …

aku merasa malu, malu dan malu … karena selama ini aku sudah menjadi orang bodoh yang sombong. aku selalu lupa untuk bersyukur pada nikmat yang Dia berikan untukku dan keluargaku.

–  walaupun rumah kredit, alhamdulillah ini rumahku sendiri. insya allah sertifikatnya bertuliskan namaku sebagai pemiliknya. aku tidak harus jadi KONTRAKTOR alias tukang ngontrak pada pemilik kontrakan.

–  walaupun kecil (mungil?), insya allah rumahku jauh lebih besar dari rumah petak 3 pintu yang dihuni ibu B dan keluarganya.

–  walaupun lauknya sederhana, alhamdulillah aku dan keluargaku bisa makan layak. kami tidak harus menikmati nasi putih, nasi putih dan nasi putih tanpa lauk seperti nenek siti rahmah itu.

sahabatku, saudaraku …

ternyata Tuhan itu baik banget pada aku dan keluargaku
ternyata Tuhan sudah memberikan banyak nikmat untuk aku dan keluargaku

sungguh, aku malu … karena aku selalu lupa untuk bersyukur

kebayoran lama, 22-06-2010

salam,
rhrm

http://sosbud.kompasiana.com/2010/06/22/aku-lupa-bersyukur/

Pos ini dipublikasikan di Aku dan Lingkungan dan tag , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s