Ojok Maneh Nyenggol … Ngelirik Tak Bacok! (Jangankan menyentuh, walaupun cuma melirik ya aku bacok!)

Saya punya pengalaman masa SMA tentang HARGA DIRI, begini:

Di kelas ada seorang teman cewek yang cantik, sebut saja namanya GADIS. Dan ada seorang teman yang terkenal badung dan kocak, sebut saja namanya JOKO.
JOKO : Gadis, apakah kamu punya harga diri?
GADIS: Tentu saja! sebagai seorang cewek, kita wajib punya harga diri agar tidak diremehkan oleh cowok-cowok nakal kayak kamu.
JOKO: Ooo … begitu ya? Kalau kamu punya harga diri … hmmm … mau dijual berapa?
Tentu saja si GADIS jadi mencak-mencak dan ngomel-ngomel mendengar pertanyaan si JOKO

…..

Itu sedikit intermezo tentang HARGA DIRI yang saya dapatkan di waktu muda doeloe …

Bicara tentang harga diri, eh, saya kok tiba-tiba teringat cerita seorang teman yang kebetulan berasal dari Pulau garam, Madura. Si teman ini, sebut saja namanya CAK ALIF pernah bertutur:

Kalau kita bergaul dengan orang Madura maka ada PERINGATAN KHUSUS BAGI KAUM LAKI-LAKI, yaitu jangan pernah mencoba mengganggu isteri orang Madura. Bisa-bisa anda mati dicarok. Peringatan ini bukan main-main, karena budaya carok memang ada dalam masyarakat Madura.

Bahkan ada ungkapan sangar yang berbunyi, OJOK MANEH NYENGGOL … NGELIRIK TAK BACOK!
Artinya: Jangankan menyentuh, walaupun cuma melirik ya aku bacok!
Waaahhhh … waaahhhh …

…..

Saya tidak mau berkomentar tentang BUDAYA CAROK karena terus terang saya kurang begitu memahami dengan tepat tentang dunia ini. Saya hanya ingin sedikit berbagi tentang begitu KERASNYA sang suami madura dalam melindungi sang isteri.

Saya merasa kagum dan cocok di hati saat teringat cerita dari Cak Alif apalagi kalau dikaitkan dengan kasus VIDEO PORNO yang melibatkan beberapa selebriti papan atas negeri ini.

Dalam budaya madura, tindakan Carok banyak terjadi karena adanya gangguan terhadap istri mereka. Perempuan dianggap sebagai simbolisasi kehormatan suami. Oleh karena itu orang Madura sangat  melindungi istrinya. Jika diketahui ada yang melakukan gangguan terhadap kehormatan istrinya maka akan dianggap melakukan pelecehan terhadap harga diri suami dan mereka tak segan untuk melakukan Carok.

Manusia disebut manusia karena kehormatannya. Kalau ada lelaki nguthak-uthek onderdil istri, yang terhina bukan hanya kehormatan istri atau wanita itu sendiri. Tapi sudah merupakan kehormatan Sang suami yang bertugas sebagai pelindung dan pengawal istri. Kalau kehormatan sudah direnggut, nilainya sama dengan kematian. So, carok itu sekedar mekanisme yang melaksanakan pemenuhan nilai kematian.

Makanya di Pulau Madura jarang ada perkosaan. Secara tradisional berlangsung kontrol moral sosial yang sangat ketat, dan itu pasti lebih baik dibanding komune seks bebas yang dibangga-banggakan oleh peradaban modern.

Menurut saya, Hal ini adalah perwujudan dari rasa penghargaan dan penghormatan kepada kaum wanita. Sehingga kaum laki-laki diharapkan tidak sembrono dalam bertindak karena hukum adat yang berat akan diperlakukan bagi mereka yang melanggarnya.

Selain itu, dalam ajaran agama Islam disebutkan:
“Maka wanita yang saleh, ialah yang taat kepada Allah lagi memelihara diri ketika suaminya tidak ada, oleh karena Allah telah memelihara (mereka)”
(Q.S, An Nisaa: 34).

Rasulullah saw dalam satu hadist, menyatakan bahwa Allah melaknati dayyus. Dayyus adalah orang tidak menjaga kehormatan isteri dan anak perempuannya.

…..

Saya jadi membayangkan …
Apa yang akan terjadi kalau si tersangka video porno itu berhadapan dengan seorang suami suku Madura?
Apakah sang suami yang orang Madura akan rela dan diam saja saat mengetahui bahwa isteri tercintanya telah diobok-obok dan rekaman videonya jadi tontonan orang banyak?

Ahhh … ini kan cerita seandainya saja!

Tangerang, 22-06-2010

Salam,

RHRM
si pencari damai

Catatan:
Saya mohon maaf apabila tulisan itu kurang berkenan bagi saudara-saudara Madura. Saya menuliskannya karena saya menghormati budaya luhur tentang hubungan suami isteri yang berlaku dalam masyarakat madura.

Referensi:
http://wiyatablog.blogspot.com/2008/11/budaya-carok-pada-orang-madura.html
http://penulismuda.com/index.php?option=com_content&task=view&id=2409&Itemid=42

Pos ini dipublikasikan di Cuplikan dan tag , , , , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s