Ini dadaku, mana dadamu?

” Ini dadaku, mana dadamu? Kalau Malaysia mau konfrontasi ekonomi, Kita hadapi dengan konfrontasi ekonomi. Kalau Malaysia mau konfrontasi politik, Kita hadapi dengan konfrontasi politik. Kalau Malaysia mau konfrontasi militer, Kita hadapi dengan konfrontasi militer “

SUMBER : http://id.wikiquote.org/wiki/Soekarno

menghadapi permasalahan indonesia- malaysia, apa yang anda rasakan?
sebal? iya!
marah? pasti!
muak? muak!
pada siapa anda curahkan semua perasaan tidak enak itu?
saya pribadi lebih memilih pada pemerintah kita yang seakan-akan kalah dalam diplomasi yang cantik tapi tegas dengan malaysia.

eh, rupanya apa yang saya rasakan ini juga dirasakan oleh beberapa tokoh di negeri ini … dan mungkin juga anda. ini hanya soal ketegasan dari pemerintah indonesia saja, bung!

“Sekarang ini mumpung isunya masih seputar masalah kecil yang sifatnya teknis, makanya harus bisa bersikap tegas. Tujuannya untuk menaikkan tingkat ketegangan sebagai terapi kejut. Supaya semua sadar, hubungan kita dan Malaysia selama ini bukannya tanpa masalah. Katanya serumpun, tapi kok banyak persoalan begini?” ujar Andi.

SUMBER: http://lipsus.kompas.com/topikpilihan/read/2010/08/26/21205672/Malaysia.Perlu.Diberi.Shock.Therapy

“Dalam menghadapi itu semua, keputusan yang diambil pemerintah harus berani, tegas, dan bijak. Bila tidak seperti itu, nanti kita bisa takut menangkap nelayan-nelayan asing yang masuk perairan kita. Untuk itu saya desak pemerintah,” kata Wiranto

SUMBER: http://lipsus.kompas.com/topikpilihan/read/2010/08/26/20340990/Wiranto.Harus.Berani.Hadapi.Malaysia

“Saat ini yang ditunggu adalah sikap kepemimpinan seorang kepala negara. Seorang pemimpin (Presiden SBY) harusnya bisa menunjukkan bahwa Indonesia adalah bangsa besar. Tunjukkan, seorang pemimpin yang punya keberanian,” tandas Presiden Indonesian Islamic Business Forum (IIBF), Heppy Trenggono

SUMBER: http://lipsus.kompas.com/topikpilihan/read/2010/08/26/19482769/Heppy.Presiden.Harus.Berani.Melawan

apa yang anda rasakan saat membaca ungkapan-ungkapan dari para tokoh diatas?
saya mendukung!

mengutip ungkapan dari jend wiranto: pemerintah harus berani, tegas dan bijak

saya cinta damai dan tidak menyukai bentuk kekerasan.
tapi, apakah saya harus diam saja kalau (misalkan) ada orang asing yang masuk ke rumah saya dan menginjak-injak harkat dan martabat saya sebagai tuan rumah?

saya tidak perlu segala penghormatan karena saya bukan apa-apa dan siapa-siapa. saya hanya seorang anak ibu pertiwi yang cinta pada negeri ini karena disini saya dilahirkan, dibesarkan dan saya berharap di negeri ini pula besok jasad saya akan dikebumikan menunggu datangnya hari akhir.

tulisan ini bukan ingin menyerang ataupun mempermalukan seorang pemimpin yang (katanya) dihormati dan diagungkan di negeri ini.
tulisan ini hanya sebuah ungkapan hati dari seorang wong cilik yang insya allah masih punya jiwa nasionalisme untuk indonesia tercinta ini.

saat malaysia mengeluarkan ancaman pemberlakuan travel advisory bagi warga Malaysia yang akan berkunjung ke Indonesia, hal ini menunjukan sikap Malaysia yang berlebihan dan bernuansa provokatif.

provokatif dalam kamus saya adalah … TANTANGAN

saya suka mencari teman, sahabat dan saudara … tapi insya allah saya tidak akan mundur saat seorang musuh datang untuk mengganggu rumah tangga dan keluarga saya.
saya berpegangan pada sebuah ungkapan yaitu: ENTE JUAL, ANE BELI …
soal bagaimana cara saya membeli ya itu sesuai dengan kemampuan saya. bisa dibayar tunai atau dikredit itu tak jadi soal … YANG PENTING ANE BELI !!!

indonesia – malaysia selalu mengaku sebagai saudara serumpun.

tapi, apakah ini hal patut dilakukan jika kita saling mengaku saudara? selalu membuat masalah dan menimbulkan konflik adalah perbuatan buruk untuk mereka yang mengaku saudara serumpun.
saudara dalam kamus hidup saya adalah:
– saling membantu
– saling memberi
– saling menjaga / melindungi
– saling mengingatkan untuk sebuah kesalahan
– saling berjiwa besar untuk mau mengakui kesalahan
naaahhh … INI BARU YANG DISEBUT SAUDARA!
dan, jiwa persaudaraan selalu dibawa sampai mati!

unen-unen dalam bahasa jawa mengatakan:
ono rembug ya dirembug
jika ada masalah / pertikaian ya (harap) diselesaikan dengan kepala dingin dan bijaksana. tapi, sekali lagi … semua pihak yang rembugan harus dalam posisi sejajar tidak saling menghinakan dan merendahkan satu sama lain.

ono panganan ya dipangan bareng
kalau ada rejeki ya sewajarnya dinikmati bersama sesuai dengan porsinya masing-masing.

seorang teman mengatakan:
sebetulnya indonesia punya posisi tawar yang bagus. jika saja pemerintah mau menarik seluruh tki yang bekerja di malaysia tentu malaysia akan kerepotan karena disadari atau tidak, sebagian besar industri dan perekonomian malaysia dikerjakan oleh tenaga kerja indonesia yang terdistribusi dalam beberapa sektor.

tapi, apakah ini yang harus dikerjakan oleh pemerintah indonesia?
saya katakan … boleh saja, kalau pemerintah kita siap untuk menyiapkan lapangan pekerjaan bagi ribuan warganya yang pulang berbondong-bondong dari malaysia.

apa artinya?
indonesia maupun malaysia punya kepentingan bersama.

indonesia bisa mengekspor tenaga kerja, sedangkan malaysia perlu mengimpor tenaga kerja.
bukankah itu hal yang cocok untuk dipersatukan?

pasti tidak akan ada habisnya kalau kita membahas soal hubungan indonesia – malaysia dan mungkin akan berujung pada debat kusir.

kembali lagi mengutip ungkapan dari jend wiranto: pemerintah harus berani, tegas dan bijak … maka, saya berharap pemerintah bisa mengambil jalan yang terbaik yang bisa memuaskan semua pihak yaitu pihak malaysia dan LEBIH UTAMA lagi pihak rakyat yang memiliki negeri ini.

saya suka mencari teman, sahabat dan saudara … tapi insya allah saya tidak akan mundur saat seorang musuh datang untuk mengganggu rumah tangga dan keluarga saya.
saya berpegangan pada sebuah ungkapan yaitu: ENTE JUAL, ANE BELI …
soal bagaimana cara saya membeli ya itu sesuai dengan kemampuan saya. bisa dibayar tunai atau dikredit itu tak jadi soal … YANG PENTING ANE BELI !!!

ini soal ketegasan dalam bersikap, bung!

salam damai,

rhrm
anak ibu pertiwi

Pos ini dipublikasikan di Aku dan Lingkungan dan tag , , , . Tandai permalink.

3 Balasan ke Ini dadaku, mana dadamu?

  1. frisdian berkata:

    tinggal tunggu aja Kang…kita stanby

  2. duuuuuuude, wassssssup

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s